Minggu, 18 Desember 2011

maaf

Aku sadar.
Aku sudah memaksakan sesuatu.
Sesuatu yang tidak bisa untuk aku miliki.

Rasa yang ingin slalu diperhatikan.
Rasa yang ingin slalu dimanja.
Rasa yang ingin slalu disayang.
Rasa yang ingin slalu dipedulikan.

Rasa itu mengalir.
Hingga aku memaksakan semuanya.
Untuk dapat memiliki.

Memiliki seorang kk.
Kk yang menyanyangiku.
Kk yang memperhatikanku.
Kk yang memanjakanku.
Kk yang memperdulikanku.

Sampai saat ini aku trus memaksakan hal itu..
Hingga kini aku sadar.
Kalau akhirnya..
Itu hanya keinginan dalam impianku..

Seakan ingin aku pajamkan mata ini.
Agar aku dapat melupakan.
Namun seakan semua sudah menjadi daging dalam hidupku.

Tidak dapat aku lupakan.
Tidak dapat aku jauhkan.
Tidak dapat aku diamkan.

Dalam pejamnya mataku.
Terbayang semua kenangan.

Dimana disaat aku baru mengenalnya.
Dimana disaat aku dekat dengannya.
Dimana disaat aku menyanyainya.
Dimana disaat aku marah dan baik kembali padanya.

Semua itu terlukis dalam benakku.
Hingga airmata turut membasahi.
Dalam pejamnya mataku ini.

Ya allah.
Maafkan aku yang telah memaksakan kehendakmu.
Aku ingin seperti mereka.
Yang mempunyai kakak yang menyayangi.
Yang mempunyai kakak yang slalu menemani.
Yang mempunyai kakak yang slalu memanjakan

Tp aku sadar akan semua ini tuhan.
Biarkan rasa sayang ini ada untuknya.
Karna aku ingin dy tau.
Kalau aku sayang.
Untuk dy sebagai kakak aku.
Walau bukan kakak kandungku.

Biarkan rasakan sayang ini slalu ada.
Walau aku menangis.
Walau aku sakit.
Saat dy berkata.
Kalau memang dy tidak pernah.
Dan tidak akan pernah menyayangiku slama ini.

Tp aku akan berkata : "mungkin kk tidak menyayangiku, tapi aku akan slalu menyayangi kk, sampai suatu saat nanti kk berkata kalau kk juga menyayangi aku"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar